Ramuan Alami Untuk Mengatasi Penyakit Sembelit Tanpa Obat

Diposkan oleh Unknown on Rabu, 22 Juni 2016

Ramuan Alami Untuk Mengatasi Penyakit Sembelit Tanpa Obat

Ramuan Alami Untuk Mengatasi Penyakit Sembelit Tanpa Obat - sembelit atau konstipasi hampir pernah diderita oleh setiap orang. Banyak yg menyangka kalau konstipasi hanya terjadi di orang yg BAB (BAB) tak teratur alias tak setiap hari. Padahal, sebenarnya tak terdapat aturan pasti berapa kali orang mesti BAB dalam setiap pekan atau setiap hari.

Ramuan Alami Untuk Mengatasi Penyakit Sembelit Tanpa Obat
Ramuan Alami Untuk Mengatasi Penyakit Sembelit Tanpa Obat

Banyak paktor yg bisa mengakibatkan konstipasi. Diet kuliner yg kurang serat, minum, olahraga, dan ketergantungan di obat pencahar, stroke, & masalah di usus besar, semua dapat jadi sebab.

Beberapa macam obat-obatan jua dapat menjadi faktor penyebab terjadinya konstipasi. Termasuk obat golongan narkotika, antasid yg memiliki kandungan aluminium & kalsium, obat hipertensi, antidepresan, suplemen jat besi, antiparkinson, & antisesak.

Penggunaan obat pencahar secara terus menerus untuk mengobati konstipasi sungguh tak dianjurkan. Selain membuat kita menjadi tergantung dengan obat ini, epek yg terjadi dalam tubuh jua tak baik. Sebab, usus tak dirangsang untuk bekerja sendiri.

Nah, jika kita mengalami konstipasi, cobalah untuk minum air putih dalam jumlah banyak, 2-4 gelas. kita jua dapat mengkonsumsi pepaya. Sebab, pepaya memiliki kandungan papain yg bisa melunakkan tinja. Kalau tips ini tak berhasil, kita jua masih dapat mencoba beberapa ramuan yg ditemukan ahli tanaman obat di bawah ini :

1. Daun wungu (Graptophyllum pictum (L). Gripp)

Daun wungu (atau di beberapa literatur disebut dengan daun ungu) memiliki kandungan alkaloid non toksik, glikosod, steroid, saponin, tanin & lendir. Saponin inilah yg mempunyai epek sebagai pencahar ringan (mild laxatipe). Ramuan: Daun wungu segar tujuh lembar, rebus dengan dua gelas air sampai jadi satu gelas. Saring lalu minum.

2. Kejibeling (Strobilanthes crispus Bl)

Kejibeling memiliki kandungan berbagai bahan kimia seperti kalium, asam silikat, natrium, kalsium, dan beberapa senyawa lain. Di samping itu, kejibeling mempunyai epek pencahar & diuretik, sehingga baik untuk pengidap konstipasi. Ramuan: Setengah genggam daun keji beling segar dicuci sampai bersih. lalu rebus dengan dua gelas air hingga tersisa satu gelas. Saring & minum.

3. Ketepeng Cina (Cassia alata L.)

Daun ketepeng cina memiliki kandungan jat samak dan bersipat sebagai laksatip. Selain itu, tanaman ini jua mempunyai rasa pedas, hangat, insektisidal, obat cacing, obat kelainan kulit yg disebabkan oleh parasit kulit. Epek parmakologi khususnya didapat dari daunnya.
Ramuan: Daun ketepeng cina muda & segar sebanyak tujuh lembar dididihkan dengan dua gelas air sampai tersisa satu gelas. Angkat, saring, & minum.

4. Lidah buaya (Aloe pera)

Selain bermanpaat untuk rambut & mengatasi luka, lidah buaya jua berpungsi sebagai pencahar. Getah daun lidah buaya merupakan perantara pembersih yg cukup kuat. Namun, kandungan pencahar yg cukup kuat di lidah buaya, anthraquinone, terkadang bisa menimbulkan diare & kram usus. Itu sebabnya, mesti digunakan dengan hati-hati. terdapat baiknya melakukan konsultasi dengan ahli herbal atau naturopati.

Selain itu, lidah buaya kaya dengan kandungan kimia seperti aloin, barbaloin, isobarbaloin, aloe-emodin, & aloesin.

Ramuan: Separuh batang lidah buaya dicuci sampai bersih. lalu buang kulitnya. Isinya lantas dicincang, seduh dengan setengah cangkir air panas. Tambahkan satu sendok konsumsi madu. Selagi hangat dimakan dua kali sehari. Catatan: Ramuan ini tak diperuntukkan untuk wanita hamil, haid, & pengidap diare.

5. Mengkudu (Morinda citripolia L.)

Buah mengkudu disebut sebagai buah ajaib. Sebab, banyak khasiat yg dapat didapat dari mengkudu atau buah pace ini. Buah mengkudu memiliki kandungan alkaloid triterpenoid. Selain itu. mengkudu jua memiliki kandungan morindon yg merupakan jat warna merah & berkhasiat sebagai pencahar.
Ramuan: Dua buah mengkudu masak dicuci & parut. Tambahkan sedikit garam. Aduk sampai rata. kemudian peras dengan kain. Minum dua kali sehari.

6. Temulawak (Curcuma xanthorrija)

Tanaman yg termasuk dalam keluarga Jingiberaceae ini mempunyai sipat agak pahit, antikonstipasi, antiradang, tonikum, diuretik, & bacteriostatik. Epek ini didapat dari penggunaan rimpang, baik segar ataupun dikeringkan.

Ramuan: Rimpang temulawak digiling halus bersama biji sesawi. Beri sedikit air. Peras, lalu airnya diminum.

Atau, rimpang temulawak diiris ditambah dengan asam jawa & gula jawa. Lalu tuangkan air mendidih, saring. Airnya lalu diminum. Catatan: bila kita mengalami konstipasi secara terus menerus, terdapat baiknya untuk memeriksakan diri ke docter. 

Ramuan Alami Untuk Mengatasi Penyakit Sembelit Tanpa Obat

Ramuan Alami Untuk Mengatasi Penyakit Sembelit Tanpa Obat Ramuan Alami Untuk Mengatasi Penyakit Sembelit Tanpa Obat Ramuan Alami Untuk Mengatasi Penyakit Sembelit Tanpa Obat Ramuan Alami Untuk Mengatasi Penyakit Sembelit Tanpa Obat Ramuan Alami Untuk Mengatasi Penyakit Sembelit Tanpa Obat Ramuan Alami Untuk Mengatasi Penyakit Sembelit Tanpa Obat Ramuan Alami Untuk Mengatasi Penyakit Sembelit Tanpa Obat 

{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar